Mediasolidergroup.com // Kab.Sinjai, (Sulsel)_,
Innalilahi wa innailaihi rodjiun, kabar dluka dari Desa Gareccing, dua orang warganya, Siara (56 Tahun) dan Rusli (30 Tahun), yang beralamat di Dusun Bulujampi, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00:15 WITA, setelah mendapatkan perawatan intensif di PKM Samaenre. Minggu (09/08/2026).
Kedua korban tersebut diduga tersengat aliran listrik perangkat babi hutan saat melintasi area persawahan milik Sirajuddin, warga Dusun Topangka , Desa Bulukamase. adapun perangkat yang dipasang itu bertujuan untuk mencegah serangan babi hutan pada tanaman padi miliknya.

Adapun kronologi terjadinya musibah ini, yakni pada hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2026, sekitar pukul:20.30 Wita, Sdr. Siara dan Sdr. Rusli bersama Sdr. Tolleng berangkat dari Dusun Bulujampi, Desa Garaccing menuju Desa Bulukamase, dengan tujuan mencari ikan di sungai menggunakan alat setrum ikan yang bersumber dari aki. jarak lokasi dari rumah korban sekitar 13 km.
Sekitar pukul 23.00 Wita, setelah selesai mencari ikan, ketiganya pulang dengan berjalan kaki melalui pematang sawah, menuju lokasi sepeda motor mereka terparkir.
Namun naas, saat melintasi area persawahan, sekitar pukul 23:15 WITA, Sdr. Siara dan Sdr. Rusli diduga tersengat aliran listrik dari perangkap babi hutan yang dipasang oleh Sdr. Sirajuddin, untuk mencegah babi masuk dan merusak tanaman padinya.
Pukul 23:30 WITA, kedua korban dievakuasi warga Desa Bulukamase, dan membawa mereka menggunakan mobil ambulans menuju Puskesmas Samaenre untuk mendapatkan penanganan medis,
Namun takdir berkata lain, hari Minggu tanggal 9 Agustus 2026 sekitar pukul 00.15 Wita, kedua korban dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa kembali ke rumah duka di Dusun Bulujampi, Desa Garaccing, untuk disemayamkan dan dikebumikan di TPU Dusun Bulujampi setelah pelaksanaan setelah sholat Dzuhur.
Menyikapi hal ini, Dandim 1424/Sinjai, langsung memerintahkan Danramil 05/Sinjai Selatan dan Babinsa mendatangi TKP untuk melaksanakan koordinasi dengan aparat terkait, serta membantu proses pemakaman jenazah.
Selain itu, Anggota Koramil 1424-05/Sinjai Selatan, melaksanakan pemantauan dan pengamanan situasi di lokasi kejadian serta rumah duka untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Terjadinya musibah ini, diduga akibat adanya aliran listrik yang dipasang pada area persawahan sebagai perangkap babi hutan tanpa ada tanda peringatan atau pengamanan yang memadai, sehingga membahayakan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi.
((Team Solider Group))









